Mujahid Jaman Now


BINA RASA - syintame.blogspot.com

BINA RASA - Ketika hati sudah sampai kepada Allah, dunia ini akan menjadi Surga untuk menebarkan kebaikan. Tak harus kaya untuk tetap tangan di atas (bersedekah), tak harus menjadi alim untuk mengajak kebaikan (da'wah). Dan apapun bisa menjadi potensi kebaikan. Tujuannya hanya satu; menuju Allah (ma'rifatullah).

Banyak cara untuk menebarkan kebaikan (berda'wah), banyak cara untuk bisa bermanfaat bagi semesta, dan banyak cara untuk selalu berbagi.

Berda'wah bukan hanya milik singa podium (alim) yang berdiri di mimbar belantara umat. Mujahidin tidak harus berperang dengan pedang. Bermanfaat untuk semesta tidak hanya milik LSM, tidak harus masuk ormas. Berbagi (sedekah) pun tidak harus dengan harta.

Berbagi bisa dengan cara-cara sederhana. Bisa dengan mentransformasi pengalaman pribadi dan pengalaman orang lain untuk dijadikan hikmah. Menemani hati yang lara, lalu membebaskannya dari kedukaan hati juga bagian dari berbagi.

Dan berbahagialah ketika kita bisa menjadi pena untuk menorehkan kebaikan dengan semangat literasi.

Dengan menulis, gemparkanlah dunia dengan hal-hal yang bermanfaat. Dan lebih khusus lagi, tegakanlah kalimat tauhid dengan menulis.

Jadilah mujahid-mujahid jaman now dengan panah pena. Tularkan virus literasi sebagai bagian dari penjabaran sabda Rasulullah SAW, "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain."

Menulis dengan Rasa


Gaya kepenulisan orang tentu berbeda-beda. Semua itu tergantung rasa yang menjiwai sang penulis - Seni Nglaras Rasa.

Jika seorang penulis menggunakan rasanya yang murni, dengan menjadi diri sendiri; maka pena sang penulis akan melebihi ketajaman sebilah pedang. Tulisannya bisa membunuh dan bahkan bisa merubah dunia. Sebaliknya, jika di balik pena seorang penulis adalah nafsu; maka tulisannya akan terasa hambar tanpa makna. Dan bisa jadi karena tulisan-tulisannya tersebut malah akan menjadi pintu masuk sebuah kebencian antar sesama.

Setiap tulisan mengandung ruh penulisnya. Karena setiap gerakan penanya berasal dari dalam diri si penulis, dan terekam dalam goresan tinta sang penulis.

Seorang penulis yang hatinya telah sampai kepada Allah, maka ketika ia menulis akan mempunyai daya tembus yang luar biasa bagi pembacanya.

Seorang penulis yang telah sampai pada maqam rasa, maka energi rahmatan lil 'alamin akan selalu  mewarnai di setiap goresan penanya. Tulisan-tulisannya akan selalu renyah dibaca. Nyaman dibaca, dan energi sang penulis akan menghantarkan kepada para pembacanya ke jalan Tuhan (kebenaran). Kecuali jika pembacanya munafik, maka tulisan-tulisan dari orang yang lurus tersebut malah akan membuatnya kepanasan dan kejang-kejang jiwanya.

Selamat berliterisasi, Jadilah Mujahid jaman now dengan pena kebenaran.

Cara Mengobati Magh Kronis dan Tipus dengan Tuntas - Gratis


BINA RASA - syintame.blogspot.com

BINA RASA -
Alhamdulillah program  Layanan Gratis Cek Up Kesehatan dan Konsultasi bagi pembaca setia Blog "Bina Rasa" berjalan lancar dan dimudahkan. Terima kasih antusiasme dari sahabat semua yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Lemah teles, Gusti Allah ingkang mbales.

Beribu maaf apabila dalam rubrik konsultasi ada yang tidak kami tanggapi. Karena sudah keluar dari plat form Blog Bina Rasa. Misal konsultasi tentang nomer togel, hal-hal yang bersifat perdukunan.

Fokus layanan konsultasi Bina Rasa adalah di bidang kesehatan (alternatif), spiritual Islam, dan problematika kehidupan. Untuk masalah fiqih, nyuwun sewu (maaf) bukan kapasitas kami. Masalah fiqih, sahabat Bina Rasa bisa follow up di situs-situs yang dikelola para ulama ahli fiqih yang terpercaya. Misal situs yang dikelola Ustad Abdul Shamad.

Dan untuk cek up kesehatan, kami juga tidak akan menindak lanjuti jika persayaratannya kurang. Untuk itu mohon dibaca dengan seksama syarat dan ketentuan yang berlaku. Semua itu semata-mata untuk menunjukan kesungguhan sahabat Bina Rasa dalam mengikuti layanan kami (Cek Up Kesehatan dan Konsultasi).

Gratis Pengobatan Jarak Jauh

Bismillah, layanan gratis kami selanjutnya kepada para pembaca setia Bina Rasa adalah pengobatan gratis jarak jauh. Yaitu pengobatan jarak jauh untuk penyakit magh kronis dan tipus.

a. Metode Pengobatan

Melalui penelitian secara ilmiah dan batiniah, terciptalah metode pengobatan yang manjur untuk penyakit magh kronis dan tipus.

Alhamdulillah metode pengobatan kami terbukti manjur. Banyak yang sembuh dari magh kronis dan tipus dengan metode pengobatan kami tersebut.

(Artikel Terkait, Klik!Rahasia di Balik Anugrah Sakit)

Dari pengalaman saya bertahun-tahun di pengobatan alternatif. Maka dengan bismillah saya ijasahkan pengobatan gratis jarak jauh kepada sahabat setia Blog Bina Rasa. Yaitu pengobatan gratis jarak jauh untuk penyakit magh kronis dan tipus.

b. Pendaftaran 

Isi Formulir seperti contoh di bawah ini

Penyakit... .

Bio Data:

Nama... Yuanita

Usia... 33 Tahun

Gender... Wanita

Agama... Kristen

Kota Domisili... Jakarta

Notes:

√. Kolom penyakit diisi sesuai keluhan - Magh atau Tipus

√. Insya Allah segera kami tindak lanjuti keluhan anda

√. Insya Allah kami jaga privacy anda

           Selanjutnya... .
Isi Formulir, klik (link) di bawah ini!

Cinta Terlarang


BINA RASA - syintame.blogspot.com

BINA RASA - Sebagai seorang sufi, Jalaludin Rumi juga seorang pujangga yang masyur di jamannya (1207 M). Dengan sajak-sajak cintanya, Jalaludin Rumi mengungkapkan rasa dan da'wahnya.

Dalam salah satu bait puisinya, Jalaludin Rumi mengingatkan akan bahaya laten cinta bagi orang-orang yang sedang dimabuk cinta (dunia).

"Ketika aku dilanda cinta, kupegang erat-erat kepalaku, agar kepalaku tidak terlepas dari tubuhku."

Tidak bisa dipungkiri, orang yang sedang jatuh cinta (dunia) akan kehilangan akalnya jika tidak memegang erat-erat logikanya. Ia akan kehilangan kesadaran demi menuruti nafsunya.

(Artikel terkait, Klik > Nglaras Rasa)

Karena kecintaannya pada dunia yang membabi-buta, maka ruang untuk Tuhan pun akan menjadi gelap gulita.

Pepatah Jawa mengatakan, "Wingko katon kencono, kencono katon wingko." Artinya, pecahan genteng yang tak bernilai akan menjadi seperti mustika di mata orang yang sedang jatuh cinta. Dan sebaliknya, mustika yang bernilai tinggi menjadi tak bernilai sama sekali di mata orang yang sedang terpedaya cinta. Mustika hanya akan menjadi pecahan genteng.

(Artikel terkait, Klik >Ngudha Rasa)

Subhanallah, sungguh luar biasa dampak kegilaan orang yang sedang jatuh cinta (dunia). Kadang iman (Islam) akan tergadaikan dengan kecintaannya pada dunia. Seperti kisah cinta terlarang berikut ini. Kisah tabi'in yang murtad dari Islam karena terpedaya oleh kecantikan seorang wanita Romawi.

Fenomena Murtad

Ojo kagetan (jangan mudah terkejut), filosofi Jawa yang mengingatkan agar seorang hamba tidak mudah terombang-ambing situasi kehidupan yang serba tidak pasti, dan godaan dunia yang menakjubkan. Dan lebih menekankan agar kita lebih eling lan waspada (ingat Tuhan dan hati-hati dalam hidup). Seperti halnya akan fenomena orang-orang muslim yang murtad ke agama kasih. Karena di kasih harta, dikasih pasangan hidup, dikasih jabatan; seorang muslim menggadaikan imannya.

Masih dengan "ojo kagetan", tak usah kaget jika sekeliling kita ada muslim yang murtad. Baik dari golongan muslim yang awam hingga level ustad yang murtad.

Cinta Terlarang

Tidak pernah kutinggalkan setelahku fitnah yang lebih dahsyat bahayanya bagi kaum pria dari pada fitnah wanita - Muttafaqun Alaih.

(Artikel terkait, Klik >Tirakat Cinta)

‘Abdah bin ‘Abdurrahiim, ia adalah seorang tabi'in (270 H) yang keimanannya tak diragukan lagi. Seorang mujahid yang bagus hafalan Al-Qur’annya, masyur akan keilmuannya, ketaqwaan dan keimanannya.

Namun siapa sangka jika tabi'in tersebut menjadi murtad. Ia tersesat hingga akhir hidupnya. Mati tanpa berbekal iman Islam.

Sebelum murtad, ‘Abdah bin ‘Abdurrahiim hafal semua isi Al-Qur’an. Dan setelah murtad, semua hafalan Al-Qur'annya hilang tak tersisa, kecuali dua ayat saja.
***
Al kisah, kaum muslimin sedang mengepung wilayah Romawi. Tanpa sengaja, ‘Abdah melihat seorang wanita Romawi di dalam benteng yang menawan nafsunya.

Pesona kecantikan wanita Romawi telah meluluh lantahkan hatinya 'Abdah.

Tak kuasa menahan gejolak hatinya, Abdah bin ‘Abdurrahiim pun mengirimkan surat cinta kepada wanita pujaannya tersebut.

'Abdah bin ‘Abdurrahiim, “Cantik, jadilah kekasihku! Aku mencintaimu.”

"Iya kakanda. Aku akan menjadi milikmu seutuhnya. Aku akan menjadi kekasihmu, namun engkau masuklah dulu ke agamaku Nasrani!"


Gejolak cinta kepada seorang wanita Romawi telah merobohkan benteng keimanan (Islam) 'Abdah. Terjajah cinta, terjajah nafsu; wingko katon kencono, kencono katon wingko. Mustika hidup (iman Islam) 'Abdah telah tergadai demi cintanya kepada seorang wanita Romawi.

Dengan murtad, 'Abdah akhirnya bisa menikahi pujaan hatinya.

Kaum muslimin berduka atas murtadnya 'Abdah. Nasihat dan bujuk rayu kaum muslimin agar 'Abdah bertaubat tidak dihiraukannya.

(Artikel terkait, Klik > Taubatnya Perempuan Pezina)

Akhir kisah; Allah mengunci hati, pendengaran, dan penglihatan 'Abdah.

Semua hafalan Al-Qur'an yang dimiliki 'Abdah pun sirna. Kecuali dua ayat, yaitu Qur'an Surat Al Hijr; ayat 2 & 3.

“Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim - ayat2. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka - ayat 3."
(Q.S. Al Hijr; ayat 2 & 3 )

Innalillah, hingga ajal menjemput, 'Abdah si mantan mujahid dan penghafal Al-Qur'an mati dengan dihinakan Allah. Mati dalam keadaan murtad, mati tidak membawa bekal iman Islam.

Wallahu 'alam bish-shawab.

Notes
Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Ta'atik

Artinya:
Wahai Dzat yg membolak-balikan hati teguhkanlah hatiku diatas ketaatan kepadamu - HR. Muslim



Manejemen Hati dalam Berdzikir


BINA RASA - syintame.blogspot.com

BINA RASA - Tembang Tombo Ati (Obat Hati) buah karya Sunan Bonang sudah sangat akrab di telinga Muslim Indonesia.

Dan inilah karya fenomenal Sunan Bonang tersebut, "Obat hati itu lima perkaranya. Yang pertama baca Qur’an dan maknanya. Yang kedua sholat malam dirikanlah. Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh. Yang ke empat perbanyaklah berpuasa. Yang kelima dzikir malam perpanjanglah. Salah satunya siapa bisa menjalani. Moga-moga Gusti Alloh mencukupi."

Seperti judulnya, tembang Tombo Ati mengandung nilai-nilai spiritual (dzikrullah) bagi jiwa-jiwa yang sedang galau.

Bagi hamba keren, tak perlu menunggu galau untuk mengamalkan ajaran Sunan Bonang tersebut (tembang Tombo Ati). Karena sudah menjadi kelaziman, dzikir adalah gaya hidup bagi seorang hamba keren. Gizi terbaik bagi jiwa.

Lalu mengapa seorang yang sudah berdzikir namun jiwanya tetap galau? Dan seorang ahli dzikir (sekalipun) jiwanya masih kesetanan. Semua itu karena ia munafik dengan dirinya sendiri. Lisannya berdzikir, namun hatinya mengingkari.

Bagaimana bisa tenang, bisa hilang semua kegalauan hidup, dan bisa mendapatkan pencerahan batin; jika ia berdzikir, namun hatinya mengingkari akan takdir Allah. Dan hatinya tidak bisa mensykuri karunia-Nya.

Untuk itu, taklukan dulu rasa sedih-galau kita dengan rasa syukur. Sadari akan kelemahan kita sebagai seorang hamba. Setelah itu, barulah penghambaan kita ujutkan dengan memohon pertolongan-Nya dengan dzikir-dzikir langitan. Dengan begitu, fadhilah dzikir akan terasa dampaknya. Hati menjadi tenang, kesulitan akan menjadi kemudahan, dan jiwapun tercerahkan.

(Artikel terkait, klik!Memahami Kehendak Allah - Rela)

Sebaliknya, jika kesedihan belum bisa kita taklukkan dengan keridhaan dan rasa syukur. Maka di waktu yang berbeda, kesedihan akan kembali menerkam diri kita; dalam rasa yang sama, namun dalam bentuk kejadian yg berbeda. Kesedihan akan trus berulang-ulang.
***
Rasa sedih yang berlarut-larut, kebencian, iri dan penyakit hati lainnya disebabkan hati yang sempit. Karena hati tidak sanggup menampung segala sesuatu dari luar kehendak diri. Hati yang sempit itu di akibatkan kekufuran akan nikmat Tuhan.

Tak ada cara lain agar bisa lepas dari cengkraman nafsu diri; selain dengan cara bersyukur. Dengan bersyukur hati menjadi luas.

Jika hati sudah seluas samudra, maka jiwa akan mampu menerima apapun dari luar diri. Dengan begitu, hati seperti langit yg mencurahkan cinta kasih.
***
Dzikir apapun yang kita amalkan tak akan mampu menghilangkan rasa galau, tak bisa menghilangkan penyakit hati, dan tak bisa melesatkan jiwa kita ke hadirat Allah; bila tiada rasa syukur.

Dzikir tanpa rasa syukur hanya akan menyesatkan jiwa seseorang. Seperti yang dikisahkan Imam Al-Ghazali berikut ini.

Salah satu murit Imam Al-Ghazali bertanya kepadanya, "Mengapa ada orang yang rajin berdzikir, namun malah dirinnya semakin dekat dengan setan? Bukankah dzikir bisa membuat seorang beriman lebih dekat dengan Allah Ta’ala, dan setan akan berlari darinya?”

" Iya, betul" jawab Imam Al-Ghazali.

“Namun kenapa ada orang yang rajin berdzikir justru malah semakin dekat dengan setan?” sang murit kembali bertanya.

Imam Al-Ghazali kembali menasihati muritnya, “Bagaimana pendapatmu, jika ada orang yang mengusir anjing, namun ia masih menyimpan tulang dan berbagai makanan kesukaan anjing di sekitarnya tersebut?”

“Tentu anjing itu akan kembali datang setelah diusir.” jawab sang murit.

Imam al-Ghazali menjelaskan, " Demikian juga dengan orang-orang yang rajin berdzikir, tapi masih menyimpan berbagai penyakit hati dalam dirinya. Setan akan terus datang dan mendekat; bahkan bersahabat dengannya."
***
Ketika kesombongan, iri dengki, dan berbagai penyakit hati lainnya menghinggapi pada seseorang. Maka setan akan senantiasa rajin mendatanginya, mengakrabkan diri, kemudian merayu untuk menjadi sahabat karibnya.

Itulah hakikat dzikir yang sering kita lalaikan. Kita lebih senang dengan dzikir lisan, dibanding dzikir dengan hati. Sering kali kita hanya berhenti pada dzikir-dzikir berjumlah dan berjamaah. Dan melupakan akhlak dan adab sebelum berdzikir. Maka tak heran jika ada orang yang rajin berdzikir, namun masih ada penyakit hati dalam dirinya.

Meskipun demikian, tentu orang yang berdzikir masih lebih baik dari pada orang yang tidak berdzikir.

Wallahu 'alam bish-shawab.

Gratis! Cek Up Kesehatan dan Deteksi Penyakit dari Jarak Jauh



BINA RASA - syintame.blogspot.com

BINA RASA - Alhamdulillah kabar baik untuk kita semua. Dengan semangat silaturahmi, kami membuka program layanan gratis kepada para pembaca setia blog "Bina Rasa". Yaitu layanan gratis cek up kesehatan (deteksi penyakit jarak jauh), dan layanan gratis konsultasi.

Cara Mendapatkan Layanan Gratis

• Niatkan karena Allah

• Isi Formulir seperti contoh di bawah ini

Layanan ... Deteksi Penyakit

Bio Data:

Nama... Sutisna
Usia...    45 Tahun
Gender... Pria
Agama...  Islam
Kota Domisili... Bandung
Vidio Mengucapkan Syahadat...

Notes:

√. Vidio mengucapkan syahadat hanya diperuntukan untuk layanan deteksi penyakit

√. Insya Allah kami akan segera tindak lanjuti keluhan anda

√. Insya Allah kami jaga privacy pribadi anda

                Selanjutnya... .

√. Isi Formulir, klik (link) di bawah ini!


TRENDING

HOT

Memuat...

SOROT

Sengsara Membawa Nikmat